Perjuangan Bertemu dengan Sang Idola

Setiap manusia pasti mempunyai rasa cinta terhadap seseorang sehingga rasa cinta itu membuat orang yang dicintai menjadi idola bagi orang yang mencintai. Sebagai seorang yang mengidolakan orang lain, tentunya kita akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk meniru apa yang dilakukan oleh idola kita tersebut. Bahkan, bukan tidak mungkin kalau kita ingin mengabadikan momen pertemuan dengan sang idola dalam bentuk foto.

Mungkin, itulah yang dirasakan oleh para pecinta Sriwijaya FC yang kebetulan bisa hadir guna menyaksikan para pemain kebanggaan mereka latihan. Kemarin (11/09) sore, saya kebetulan mempunyai waktu yang kosong sehingga saya pun menyempatkan diri untuk pergi melihat para pemain Sriwijaya FC yang lama ataupun yang baru, melaksanakan latihan.

Sore itu, latihan diadakan di Stadion Bumi Sriwijaya yang berada di jalan POM IX atau lebih tepatnya disebelah Palembang Square. Oleh karena stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring sedang mengalami renovasi guna menghadapi Sea Games bulan November 2011 nanti, maka Sriwijaya FC untuk sementara waktu harus menggelar latihan diluar stadion tersebut, maka dipilihlah Stadion Bumi Sriwijaya dan Stadion PT. Pusri.

Ternyata, hampir sekitar dua ratus orang yang hadir menyaksikan latihan tersebut. Mulai dari orang tua hingga anak-anak. Mereka dengan antusian melihat pemain kebanggaan mereka melakukan latihan rutin guna persiapan menghadapi kompetisi yang akan dimulai pada tanggal 08 Oktober 2011 nanti.

Di lapangan, terlihat beberapa nama pemain baru yang ikut latihan. Diantaranya ada Syamsul Chaeruddin, Ahmad Markus Bakhtiar, Risky Novriansyah, Nova Arianto, serta pemain asal Brazil yang bernama Hilton Moreira. Tentunya, tidak hanya pemain baru yang ikut latihan. Dilapangan juga terdapat punggawa Sriwijaya FC musim lalu, diantaranya adalah Ponaryo Astaman, Thierry Gathuessi, Budi Sudarsono, dan Kayamba Gumbs yang kebetulan baru saja tiba dari negaranya dan kemudian langsung ikut latihan. Sementara Ferry Rotinsulu tidak bisa ikut latihan dikarenakan cidera dan masih dalam tahap penyembuhan cidera.

Saat yang sangat dinantikan oleh para pecinta Sriwijaya FC yang hadir menyaksikan pertandingan tersebut adalah saat dimana para pemain sudah melaksanakan latihan. Pada saat itu, para penonton berjuang dengan sekuat tenaga agar bisa berfoto bersama dengan para pemainnya.Para pemain Sriwijaya FC dengan ikhlas dan tersenyum melayani satu persatu para pecinta Sriwijaya FC yang ingin berfoto dengan mereka.
Setiap penonton berlomba dan berusaha agar bisa berfoto dengan pemain kebanggaan mereka. Tetapi memang, masih tetap ada yang belum bisa berfoto dengan pemain kebanggaan mereka dikarenakan waktu telah menjelang malam dan kembali ke mobil pemain agar mereka bisa kembali ke Mess Pertiwi tempat mereka menginap sehingga mereka bisa kembali beristirahat.

Dari sekian banyak pemain Sriwijaya FC yang mengikuti latihan pada hari itu, sepertinya Hilton Moreira menjadi sosok yang sangat diminati oleh para pecinta Sriwijaya FC. Nama besar Hilton, membuat para pecinta Sriwijaya FC ingin mengabadikan momen mereka dengan Hilton.

Hilton dengan ramah dan senyum terlontar dari bibirnya, melayani satu persatu permintaan pecinta Sriwijaya FC yang ingin berfoto dengan dia. Bahkan bukan hanya berfoto, Hilton juga diminta oleh para pecinta Sriwijaya FC yang terdiri dari laki-laki dan wanita, orang tua ataupun anak-anak untuk memberikan tanda tangan pada kaos yang mereka gunakan.

Mau tidak mau, beginilah kehidupan. Seseorang yang mempunyai keahlian ataupun kepandaian, pasti akan diidolakan oleh orang lain. Seseorang yang menjadi idola bisa saja menjadi seperti artis yang disukai oleh banyak orang. Sudah sepantasnya bagi mereka yang pada saat ini berada pada posisi sebagai idola untuk melayani permintaan penggemar mereka selama permintaan tersebut masih tidak bertentangan dengan norma agama dan norma hokum. Tentunya, seseorang tidak akan bisa menjadi idola kalau tidak ada yang mengidolakan. Semuanya merupakan simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan.

Perjuangan untuk bertemu dengan seorang idola tidaklah muda, oleh karena itu sudah sepantasnya bagi anda yang saat ini sedang menjadi idola untuk menghargai para penggemar anda agar mereka bahagia dan senang telah menjadikan anda sebagai idolah mereka. Jadilah idola yang bisa memberikan banyak kebaikan bagi diri anda sendiri dan juga bagi orang yang mengidolakan anda.


0 komentar:

Poskan Komentar